Temukan bagaimana peracik jamu tradisional bertahan di era modern melalui adaptasi teknologi dan kekuatan modal sosial.
Adaptasi dan Modal Sosial Bakul Jamu
Jamu merupakan warisan minuman kesehatan alami budaya Indonesia yang telah dikenal luas. Namun, di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan industri farmasi saat ini, bagaimana para peracik jamu tradisional mampu bertahan? Tulisan ini mencoba menyuguhkan potret kelompok sosial peracik jamu. Adalah Ibu Suminah, tinggal di Desa Mintomulyo, Pati, memberi gambaran menarik tentang bagaimana strategi bertahan mereka yang unik. Adaptasi Teknologi: Harmonisasi Tradisi dan Efisiensi Ibu Suminah adalah seorang peracik jamu selama 15 tahun. Hingga sekarang, Ia masih menggunakan teknologi sederhana dalam membuat jamu. Meskipun tetap mempertahankan resep tradisional, ia mengadopsi penggunaan alat modern seperti blender untuk proses penghalusan bahan. Langkah ibu suminah adalah bagian dari hibriditas teknologi, di mana elemen modern digunakan untuk meningkatkan efisiensi produksi tanpa menghilangkan esensi dari produk tradisional itu sendiri. Penggunaan blender membantu mempercepat proses produksi,…