HEGEMONI PASCAKOLONIAL DALAM KEBIJAKAN SOSIAL: KRITIK TERHADAP INFRASTRUKTUR TEKNOKRATIS JARING PENGAMAN SOSIAL DI INDONESIA

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh mentalitas pascakolonial dalam pembentukan kebijakan Jaring Pengaman Sosial (JPS) di Indonesia.
HEGEMONI PASCAKOLONIAL DALAM KEBIJAKAN SOSIAL: KRITIK TERHADAP INFRASTRUKTUR TEKNOKRATIS JARING PENGAMAN SOSIAL DI INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh mentalitas pascakolonial dalam pembentukan kebijakan Jaring Pengaman Sosial (JPS) di Indonesia. Dengan menggunakan lensa teori pascakolonisasi, studi ini mendekonstruksi kecenderungan struktur negara dan pemerintahan yang lebih memilih mengadopsi program JPS dari Barat daripada mengembangkan potensi kearifan lokal. Temuan menunjukkan bahwa preferensi terhadap program "impor" didorong oleh ketersediaan infrastruktur siap pakai—mulai dari pinjaman anggaran, naskah akademik standar, hingga konsultan program—yang menciptakan kenyamanan teknokratis bagi birokrasi. Sebaliknya, kearifan lokal dibiarkan menjadi "hutan belantara" tanpa dukungan infrastruktur sistematis, yang seringkali dianggap menakutkan karena ketidakpastian parameter teknis dan dampaknya. Mentalitas "malas" dalam berinovasi dan ketergantungan pada model Barat memperpetuasi subordinasi pengetahuan lokal di bawah dominasi teknokrasi global. Studi i…